Sabtu, 29 April 2023 SMPN 3 Pangkah mengadakan kegiatan Istighosah dan ESQ yang diikuti oleh seluruh siswa kelas 9. Kegiatan dilaksanakan di parkiran utara sekolah yang cukkup representatif.
Kegiatan ini sebetulnya adalah kegiatan rutin yang menjadi program tahunan sekolah pada akhir tahun pelajaran di akhir jenjang. Hanya saja selama pandemi, sementara kegiatan ini ditiadakan.
Dengan tema ‘Merajut ketakwaan menuju kesuksesan’, kegiatan ini dimaksudkan untuk menyiapkan mental dan psikis siswa dalam rangka menghadapi kegiatan akhir tahun yang sekarang dikenal dengan nama PSAJ (Penilaian Sumatif Akhir Jenjang) Tahun Pelajaran 2022/2023.
Perlu diketahui bahwa siswa kelas 9 ini adalah siswa yang masuk ke SMPN 3 Pangkah tahun Pelajaran 2020/2021. Tahun tersebut adalah tahun-tahun berat dalam dunia pendidikan karena pandemi covid. Mereka terkena imbas pembelajaran yang menggunakan kurikulum darurat. Sementara pembelajaran sebagian besar dilaksanakan secara daring. Pembelajaran daring menyebabkan siswa jarang bertatap muka dengan guru maupun dengan siswa lainnya. Tak dapat kita elakkan, pembelajaran di masa pandemi berdampak sangat besar pada perubahan karakter siswa. Disiplin mulai menurun, tanggung jawab semakin hilang, tata krama dan sopan santun pun mulai surut, tenggang rasa dan toleransi tergerus sikap egoisme. Yang lebih parah lagi adalah hilangnya semangat belajar dan semangat juang untuk memahami ilmu.
Meskipun kemudian di tahun 2022 mulai dilaksanakan tatap muka, karakter anak imbas pembelajaran di masa pandemi sangatlah berpengaruh untuk pembelajaran selanjutnya.
Nah, kegiatan ESQ dan istighosah ini adalah sebagai salah satu upaya mengembalikan hati, nurani, semangat juang dan belajar siswa terutama dalam menghadapi PSAJ.
Dalam sambutannya, kepala SMPN 3 Pangkah Moh. Uyub berharap agar siswa tidak menganggap remeh kegiatan PSAJ karena hasil PSAJ akan menentukan kelulusan siswa. Moh. Uyub juga berharap siswa dapat mengikuti ESQ dan istigosah dengan khusyu dan penuh kerendahan hati memohon kepada Allah agar diberi kemudahan dalam mengikutinya.
PSAJ tidak hanya membutuhkan kesiapan belajar saja tetapi juga kesiapan jiwa dan keimanan agar ilmu yang diperoleh menjadi ilmu yamg barokah.
Setelah kegiatan ESQ dilanjutkan dengan istighosah yang dipimpin oleh Al ustadz Fuad Shopian Al Basri, pembina pondok pesantren Miftahul Jannah yang berada di sekitar sekolah, desa Grobog Kulon.
Sebelum memimpin istighosah, ustadz Fuad menegaskan kepada seluruh siswa bahwa keberhasilan seaeorang tidak hanya ditentukan oleh otak saja. Kita harus meyakini bahwa berapapun besar usaha kita, kita harus meyakini bahwa segala sesuatu yang menentukan adalah Allah yang Maha Kuasa. Itulah inti istigosah sebagai salah satu ikhtiar untuk memohon kepada Allah.
Kegiatan ditutup dengan siswa bersalaman dengan guru-guru untuk meminta restu agar diberi kemudahan dalam mengikuti dan mengerjakan soal PSAJ. Harapannya siswa lulus dengan hasil yang memuaskan dan dapat melanjutkan ke jenjang sekolah yang diinginkannya. Aamiin Ya Robbal Alamiin.
Penulis: Cinta Asih, S.Pd..
Komentar