SMP Negeri 3 Pangkah menggelar karya Proyek penguatan profil pelajar pancasila (P5) untuk ketiga kalinya dengan tema keriwausahaan. Kewirausahaan dengan tajuk Menumbuhkan jiwa kewirausahaan yang berkarakter Pancasila melalui Kewirausahaan pengolahan dan pembuatan makanan berbahan Tahu serta pengolahan minuman segar ,ini dilaksankan oleh seluruh siswa kelas VII SMP N 3 Pangkah untuk dijual belikan pada stan produk kewirausahaan yang telah disediakan oleh sekolah berkerja sama dengan guru mata pelajaran Seni Budaya, IPS,IPA,dan Prakarya.
Mengambil judul pengolahan makanan berbahan tahu, ini mengangkat dari kehidupan lingkungan desa Grobogkulon Kecamatan Pangkah yang terdapat beberapa usaha home industri tahu yang dipasarkan ke beberapa pasar tradisional di kabupaten Tegal.
Dalam kegiatan ini total ada 8 stan makanan dan minuman yang disajikan oleh masing masing kelas VII yang sudah dibuat, sesuai dengan jumlah rombongan belajar di SMP N 3 Pangkah. Masing-masing stan menjual makanan dan minuman yang bervariasi. Setiap stan bersinergi untuk menjual produk yang memang akan menjadi keunggulan dari kelas masing masing.
Sebagai salah satu lembaga pendidikan yang melaksanakan Implementasi Kurikulum Merdeka(IKM) pada tahun ajaran 2022/2023 , SMP N3 Pangkah yang dipimpin oleh Moh.Uyub,S.Pd , wajib untuk melaksanakan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila(P5) pada kelas VII atau fase D.
Moh.Uyub pada kesempatan tersebut menaympaikan ucapan terimakasih kepada seluruh tim yang sudah bekerja keras hingga terlaksananya acara gelar karya dan juga beliau mengucapkan terimakasih kepada selurh rekan guru, wali kleas dan tim fasilitator atas dukungannya pada P5 tema kewirausahaan ini. Wakil kepala sekolah, yang berkedudukan segbagai ketua pelaksana proyek ini yaitu Mohamad Safii,S.Pd menjelaskan,dalam kurikulum merdeka,sebanyak 20-30 persen pembelajaran dalam satu tahun di alokasikan untuk mengerjakan proyek kelompok guna mengatasi permasalahan dalam dunia nyata.
Gelar karya bertema kewirausahaan ini diharapkan jadi pemantik siswa untuk meningkatkan jiwa kewirausahaannya ujarnya.
Kegiatan project based learning dinilai bukan hanya menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan , namun juga membantu guru serta siswa untuk mengembangkan karakter soft skill. Dengan begitu kegiatan pembelajaran juga jadi lebih bermakna. Imbuh Faizin,M.MPd sebagai ketua tim pengembang Kurikulum sekolah.
Kegiatan yang berlangsung selama satu hari ini dibuka dengan pemotongan pita oleh Kepala Sekolah Moh.Uyub,S.Pd dan didampingi oleh seluruh guru ,karyawan serta siswa SMP N 3 Pangkah. Dengan kegiatan P5 ini peserta didik bisa lebih senang,dimana di kurikulum merdeka ini, bisa menumbuhkan jiwa kewirausahaanya disamping akademisnya, dan mampu mengelola kewirausahaannya ke depan. Dalam kegiatan P5 ini juga diambil penilaian, dimana yang dinilai bukan hasil akhirnya tetapi proses pemahaman mereka selama ini, kemandirian, kreativitas juga dinilai didalamnya.Siswa diharapkan bisa mengembangkan gagasan yang ia miliki untuk membuat kombinasi hal baru dan imajinatif untuk mengekspresikan pikiran dan/ atau perasaannya dalam bentuk karya atau tindakan serta mengapresiasi dan mengkritik karya dan tindakan yang dihasilkan.Kemudian berupaya mencari solusi alternatif dalam kewirausahaan.
Harapan selanjutnya siswa akan mampu mengeksplorasi, serta mempertimbangkan dampak dan resikonya bagi diri dan lingkungannya dengan menggunakan berbagai perspektif dalam bentuk rancang karya kewirausahaan.
Demikian harapan kepala sekolah dan para pendidik di SMP N3 Pangkah.
Penulis Redaksi : DWI NURSANTI,SPd (20 Maret 2023)
Komentar